Di sisi lain, ada juga soal kesiapan jalur tol yang masih bersifat fungsional. Rencananya, jalur ini akan dipakai sebagai alternatif buat mengurai kepadatan. Tapi ya itu, standar keselamatannya harus benar-benar dijaga. Soalnya, volume kendaraan tahun depan diprediksi bakal lebih padat lagi.
Makanya, waktu yang tersisa sebelum Lebaran akan dimanfaatkan betul-betul. Sigit menegaskan, fokusnya adalah perbaikan titik rawan kemacetan, peningkatan pengamanan, dan pengecekan kesiapan sarana prasarana transportasi.
Intinya, semua upaya itu bertujuan agar roda ekonomi yang digerakkan oleh puluhan juta pemudik itu bisa berputar lancar. Rp137 triliun tadi bukan sekadar angka. Itu adalah denyut nadi ekonomi yang riil, dan tugasnya adalah memastikan denyutnya tetap kuat.
Artikel Terkait
Aturan Cedera Kepala Izinkan Persib Lakukan Enam Pergantian Pemain
Jadwal Imsak dan Subuh di Tangerang Raya untuk 3 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan Sistem Satu Arah dan Ganjil-Genap untuk Mudik Lebaran 2026
Arab Saudi Bantah Lobi AS Serang Iran, Kilang Aramco Diserang Balasan