Soal puncak arus, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit sebelumnya sudah memberi gambaran. Menurutnya, puncak mudik dan balik akan terjadi dalam dua gelombang. Puncak arus mudik diprediksi membanjir pada tanggal 16-17 Maret, lalu disusul gelombang kedua di 18-19 Maret.
Untuk mengantisipasi semua itu, Operasi Ketupat akan digelar. Rencananya operasi besar-besaran ini berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026. Bayangkan, ratusan ribu personel gabungan akan dikerahkan. Tugas mereka bukan cuma soal keamanan, tapi juga pelayanan untuk para pemudik yang lelah di jalan.
Persiapan fisik juga sudah terlihat. Ribuan posko berdiri di berbagai titik. Sebagian besar tentu untuk pengamanan, tapi banyak juga yang difungsikan sebagai posko peristirahatan. Tempat buat sekadar meregangkan badan atau minum secangkir kopi hangat.
Nah, tagline tahun ini adalah ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, Polri menyebut akan lebih mengedepankan langkah preemptive dan preventive. Tapi, penegakan hukum tetap jalan, kok. Intinya, mereka ingin perjalanan Anda lancar dan selamat sampai tujuan.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Wamenkeu: APBN Fleksibel dan Siap Hadapi Gejolak Global
SKK Migas dan Investor Tandatangani FID, Proyek Gas Mako Masuk Tahap Implementasi
Dubes Iran Tegaskan Serangan Balasan ke Basis AS Sah Menurut Piagam PBB
Jet Tempur AS Ditembak Jatuh oleh Sistem Pertahanan Udara Kuwait