tambahnya.
Di sisi lain, jumlah personel yang berjaga saat itu terbatas. Hanya tiga anggota polisi lalu lintas yang bertugas mengamankan area. Karena aturan tilang sekarang hanya berlaku secara elektronik (e-TLE), tindakan yang bisa diberikan pun terbatas pada teguran lisan.
“Sementara kita beri tindakan teguran saja. Semua tindakan tilang pakai e-TLE,” ujar Eko.
Ia menutup penjelasan dengan menyebut puncak kerumunan terjadi antara pukul 6 hingga 7 pagi. Anggotanya sendiri sudah siaga sejak jam 6. “Paling lama itu jam 9, setelah jam 9 landai. Pokoknya jam 6-7 banyak kegiatan di situ, anggota dari jam 6 sudah berdiri,” pungkas AKP Eko Aprihanto.
Artikel Terkait
SKK Migas dan Investor Tandatangani FID, Proyek Gas Mako Masuk Tahap Implementasi
Dubes Iran Tegaskan Serangan Balasan ke Basis AS Sah Menurut Piagam PBB
Jet Tempur AS Ditembak Jatuh oleh Sistem Pertahanan Udara Kuwait
Serangan Drone Hentikan Sementara Operasional Kilang Ras Tanura, Harga Minyak Bergejolak