Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Ganggu Lalu Lintas Minyak di Selat Hormuz

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:40 WIB
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Ganggu Lalu Lintas Minyak di Selat Hormuz

Perang terbuka antara Iran dan AS-Israel akhirnya pecah. Serangan balasan dan serangan awal saling susul-menyusul, membuat kawasan Timur Tengah makin panas dan tak menentu. Dampaknya langsung terasa: arus perdagangan minyak dunia mulai terganggu.

Kekhawatiran itu nyata. Beberapa perusahaan minyak besar dan pedagang dilaporkan memilih untuk berhenti sejenak, menunda pengiriman lewat Selat Hormuz. Langkah ini, meski sementara, bikin pasar waswas. Rantai pasok global bisa kacau, dan harga minyak tentu saja jadi taruhannya.

Seorang pejabat tinggi perusahaan, yang enggan disebutkan namanya, mengonfirmasi hal ini.

"Kapal-kapal kami akan tetap bersandar selama beberapa hari," katanya, seperti dikutip Reuters akhir pekan lalu.

Data dari Bloomberg pun seolah membenarkan situasi genting itu. Terpantau sejumlah kapal tanker minyak mulai menghindari selat strategis yang diapit Iran dan Oman itu. Jalurnya sih masih terbuka, dan beberapa kapal tetap nekat melintas. Tapi, pemandangan yang muncul justru penumpukan kapal tanker, baik di dalam maupun di luar pintu masuk selat. Seperti antrean panjang yang ragu-ragu untuk maju.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar