Penamaan sinonggi berasal dari bahasa Tolaki “o songgi” atau “pasonggi” yang bermakna alat makan yang terbuat dari bambu.
Guna alat makan ini untuk memindahkan sinonggi dari wadahnya menuju ke piring penyantap.
Teksturnya yang kenyal dan lembut membuat penikmat tidak perlu banyak mengunyah seperti nasi untuk memakannya.
Sagu yang akan dibuat sinonggi baiknya direndam dengan air dingin semalaman untuk membersihkan kotoran yang melekat.
Kemudian air rendaman dibuang dan diganti dengan air bersih secukupnya, lalu air panas dituangkan pada wadah sagu sampai sagunya mengental.
Baca Juga: Mengenal Kabuto Sebagai Makanan Khas Pesisir Muna, Sulawesi Tenggara
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: gorajuara.com
Artikel Terkait
Fabregas Persembahkan Kemenangan Telak Como untuk Almarhum Michael Bambang Hartono
Arus Balik Diprediksi Puncak Besok, Bakauheni Sudah Padat Sejak Hari Ini
Keluarga Ungkap Riwayat KDRT dan Keguguran Berulang Anggi, Korban Pembunuhan Mantan Suami Siri
Iran Luncurkan Ratusan Rudal ke Tel Aviv dan Pangkasan AS-Inggris di Diego Garcia