Pakar Hukum UI: Ijazah Asli Jokowi Perlu Ditunjukkan ke Roy Suryo untuk Keseimbangan Pembuktian
JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia (UI), Aristo Pangaribuan, menyatakan bahwa ijazah asli milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya dapat diakses oleh Roy Suryo dan kawan-kawan yang menjadi tersangka dalam perkara pencemaran nama baik dan fitnah. Menurutnya, hal ini penting untuk menciptakan keseimbangan dalam proses pembuktian di persidangan.
Pentingnya Akses terhadap Bukti bagi Tersangka
Aristo menekankan bahwa Roy Suryo, yang diduga melakukan fitnah dan manipulasi data ijazah, berhak menguji keaslian dokumen tersebut. Dengan menunjukkan ijazah asli kepada tersangka, Roy Suryo dan timnya memiliki kesempatan untuk membuktikan klaim yang mereka ajukan.
Dia memperingatkan bahwa tanpa kesempatan memeriksa bukti secara langsung, kekuatan pembuktian dari ahli yang dihadirkan oleh kedua belah pihak akan menjadi tidak seimbang. Hal ini dapat membuat posisi Jokowi secara tidak langsung lebih unggul dalam persidangan.
Artikel Terkait
Permintaan Istri yang Mengubah Nasib: Kisah Penangkapan Maduro dan Cilia Flores
Korban Serangan AS di Karakas Tembus 100 Jiwa, Maduro dan Ibu Negara Cedera
Setelah Sembilan Tahun, Produksi Minyak Indonesia Akhirnya Naik
Kilang Teapot China Berburu Minyak Baru Usai Venezuela Berpaling ke AS