PT Darma Henwa Tbk (DEWA), emiten tambang bernaung di bawah Bakrie Group, secara resmi mengumumkan program pembelian kembali saham atau share buyback. Rencana korporasi ini didukung anggaran senilai Rp1,66 triliun.
Direktur & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, menyatakan program ini akan dilaksanakan tanpa memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan tersebut merujuk pada sejumlah regulasi, yakni POJK 13/2023, POJK 29/2023, serta Surat OJK Nomor S-102/D.04/2025 tertanggal 17 September 2025, yang memberikan ruang bagi emiten untuk menstabilkan harga saham di tenga gejolak pasar.
"Perseroan memperkirakan biaya buyback sebanyak-banyaknya Rp1,66 triliun, tidak termasuk biaya transaksi, komisi perantara, serta biaya-biaya lain yang berkenaan dengan buyback," jelas Arif melalui siaran keterbukaan informasi, Selasa (18/11/2025).
Artikel Terkait
IHSG Menguat ke 8.960, Rupiah Justru Tergilas ke Rp 16.835
Pasar Modal Indonesia Pecahkan Rekor: Investor Tembus 20 Juta, Likuiditas Didominasi Ritel
OWK PACK Picu Saham Melonjak, Sentuh ARA Keenam Hari Berturut-turut
Astra Lanjutkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang Sumatra