Dua Pemancing Terseret Ombak di Pantai Keueus, Satu Ditemukan Meninggal, Satu Masih Dicari

- Rabu, 19 November 2025 | 00:48 WIB
Dua Pemancing Terseret Ombak di Pantai Keueus, Satu Ditemukan Meninggal, Satu Masih Dicari

SUKABUMI - Dua pemancing dilaporkan hilang setelah terseret ombak di kawasan Pantai Keueus, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (16/11). Setelah pencarian intensif selama dua hari, satu dari dua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang ditemukan teridentifikasi sebagai Deni Setiawan (35), warga Palabuhanratu. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Deni di perairan Pantai Cihurang, yang berjarak kurang lebih dua mil laut dari lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengonfirmasi bahwa jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut. "Benar Deni Setiawan, kita bawa ke RSUD Palabuhanratu," ujar Suryo.

Pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan korban kedua, Ujang Agus (40), warga Kecamatan Simpenan. Suryo menegaskan bahwa operasi pencarian akan tetap dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Pada Selasa (18/11), upaya pencarian dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR hingga radius enam mil laut dari TKP. Tim kedua melakukan pencarian secara darat sejauh tiga kilometer, sementara tim ketiga melakukan pemantauan dari ketinggian Puncak Aher.

Detik-Detik Terseret Ombak

Kejadian nahas ini terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu, kedua korban sedang memancing di atas batu karang. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, insiden terjadi ketika salah satu korban berusaha mengambil ikan yang berhasil dikail, dengan bantuan korban lainnya.

Tiba-tiba, ombak besar datang menerjang dan menyapu keduanya hingga terhempas ke laut. Arus yang kuat kemudian membawa kedua pemancing itu hingga hilang dari pandangan.

Momen tragis itu terekam dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat kondisi gelombang laut yang cukup tinggi saat keduanya masih berada di atas karang.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar