BNI Siapkan Likuiditas Rp24 Triliun untuk Antisipasi Kebutuhan Lebaran 2026

- Jumat, 27 Februari 2026 | 20:50 WIB
BNI Siapkan Likuiditas Rp24 Triliun untuk Antisipasi Kebutuhan Lebaran 2026

Menyongsong Lebaran 2026, BNI tak main-main. Bank plat merah ini menggelontorkan dana tunai hampir Rp24 triliun, tepatnya Rp23,97 triliun, buat jaga-jaga. Kenapa sebanyak itu? Ya, antisipasi aja. Biasanya nih, jelang Idulfitri, kebutuhan masyarakat melonjak drastis mulai dari narik THR, belanja keperluan hari raya, sampai siap-siap buat mudik. Puncak arus mudik sendiri diprediksi berlangsung sekitar 11 hingga 24 Maret nanti.

Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI, bilang kalau persiapan likuiditas ini sudah dihitung matang. Mereka menyesuaikan dengan proyeksi kebutuhan yang pasti bakal naik.

"BNI memastikan kesiapan likuiditas dan jaringan layanannya. Tujuannya satu: biar masyarakat bisa bertransaksi dengan nyaman dan aman sepanjang Ramadan sampai Lebaran,"

ujar Okki dalam rilis resminya, Jumat lalu (27/2/2026).

Nah, dari total tadi, sebagian besar sekitar Rp16,64 triliun ditujukan buat ngisi ATM dan mesin Cash Recycle Machine (CRM). Sisa lainnya, Rp7,33 triliun, disimpan buat cadangan transaksi di berbagai kantor cabang. Per harinya, BNI memperkirakan kebutuhan uang tunai bisa menyentuh angka Rp1,71 triliun. Angka itu nggak ngawur, lho. Mereka lihat dari tren tahun-tahun sebelumnya yang selalu naik.

Soal layanan, BNI juga siap buka kantor cabang secara terbatas saat libur. Tanggal 20 Maret nanti, 23 outlet yang buka. Lalu, tiga hari setelahnya, tepatnya 23 Maret, bertambah jadi 32 outlet. Jam operasinya singkat, cuma dari pukul 10.00 sampai 12.00 waktu setempat. Meski terbatas, layanannya cukup vital: bisa buat setoran BBM Pertamina atau Bulog, terima penerimaan negara, transfer antarrekening BNI, sampai setor dan tarik tunai.

Selain ngandelin kantor cabang, BNI punya jurus lain. Mereka bakal mengerahkan Layanan Gerak BNI atau O-Branch ke titik-titik strategis. Biasanya sih, di sepanjang jalur mudik, kawasan wisata, atau tempat keramaian lain. Buat yang di pelosok, tenang aja. Lebih dari 217 ribu Agen46 juga siap membantu transaksi perbankan sehari-hari.

Di sisi lain, BNI terus mendorong nasabah buat pakai layanan digital. Aplikasi andalannya, wondr by BNI, sampai akhir Februari kemarin sudah dipakai oleh 12,7 juta orang. Lewat aplikasi ini, hampir semua kebutuhan perbankan bisa diatasi: transfer, bayar tagihan, belanja, bahkan cek pengeluaran. Praktis, kan? Nggak perlu keluar rumah.

Okki menegaskan komitmen bank.

"Kami berusaha menghadirkan layanan optimal lewat gabungan jaringan fisik dan digital. Harapannya, kebutuhan nasabah selama mudik dan Lebaran tetap lancar,"

katanya menutup penjelasan.

Dengan segala persiapan ini, BNI berharap momen pulang kampung dan silaturahmi tahun depan bisa berjalan lebih mulus, setidaknya dari sisi transaksi keuangan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar