Abu Dhabi, Rabu lalu, suasana hangat terasa di bandara. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Uni Emirat Arab disambut meriah, tak hanya oleh pejabat, tapi juga oleh wajah-wajah muda diaspora Indonesia. Di antara kerumunan, sekelompok mahasiswa terlihat antusias menunggu.
Naufal Ahmad Sofyan, misalnya. Mahasiswa S1 di Muhammad bin Zayed University for Humanities ini tak menyangka bisa berjabat tangan langsung dengan sang Presiden. “Sangat senang sekali dan bahagia,” ujarnya, masih terlihat sumringah.
Sebagai Wakil Ketua Umum PPI UEA, momen itu sangat berkesan baginya. “Kebetulan kita bisa menjabat tangan beliau. Sangat mengesankan. Terutama Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden yang terhebat,” tutur Naufal.
Harapannya jelas. Kunjungan ini diyakini bakal semakin mengokohkan hubungan Indonesia dan UEA. Dia sendiri sudah merasakan manfaatnya, lewat beasiswa dan kesempatan belajar di negeri orang. Menurutnya, hubungan bilateral yang kuat pasti berdampak luas.
“Semoga dengan kehadiran Bapak Presiden, setiap tahunnya bahkan bisa mempererat hubungan dengan baik,” harap Naufal.
“Itu berimbas pada segi ekonomi maupun pendidikan. Dan salah satunya kita termasuk menjadi imbas dari hubungan yang baik antara Presiden dengan Uni Emirat Arab,” sambungnya.
Artikel Terkait
BRI Salurkan KUR Rp178,8 Triliun dan KPR Subsidi Rp16,6 Triliun Sepanjang 2025
Pemerintah Perpanjang Tenor Dana SAL hingga 2026, BRI Sambut Positif
TikTokers Gowa Didenda Rp1 Miliar Gara-gara Siarkan Langsung BYON Combat Ilegal
John Tobing, Pencipta Lagu Darah Juang, Meninggal Dunia di Yogyakarta