Di sisi lain, kawasan komersial seperti Jalan Dewi Sri di Badung pun tak luput. Wilayah yang biasanya ramai oleh hiruk-pikuk wisatawan dan pengunjung mal ini kini sunyi, berubah menjadi hamparan genangan air yang luas. Akibatnya, banyak restoran dan toko terpaksa menutup sementara operasionalnya. Suasana mencekam jelas terasa.
Menurut sejumlah saksi, hujan dengan intensitas tinggi ini memang sudah diprediksi, namun dampaknya ternyata jauh lebih cepat dan masif dari perkiraan. Sampah yang menyumbat saluran air diduga memperparah genangan.
Hingga saat ini, hujan masih turun dengan intensitas sedang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari daerah-daerah rawan banjir. Tim SAR masih terus berjaga, bersiaga untuk kemungkinan evakuasi lebih lanjut.
Artikel Terkait
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi
Dirut Agrinas Bantah Langgar Aturan TKDN di Tengah Rencana Impor Mobil India
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional