Menag: 97% Rumah Ibadah dan 84% Madrasah di Daerah Banjir Sumatera Sudah Berfungsi Kembali

- Rabu, 18 Februari 2026 | 19:15 WIB
Menag: 97% Rumah Ibadah dan 84% Madrasah di Daerah Banjir Sumatera Sudah Berfungsi Kembali

MURIANETWORK.COM - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kelangsungan pendidikan keagamaan di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam rapat koordinasi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18 Februari 2026), Menag menyatakan bahwa seluruh siswa madrasah di daerah bencana telah kembali mendapatkan layanan pembelajaran, dengan mayoritas sudah beraktivitas normal.

Pemulihan Layanan Pendidikan Berjalan Signifikan

Pernyataan Menag tersebut bukan sekadar janji, melainkan didukung oleh data pemulihan yang cukup menggembirakan. Berdasarkan pantauan hingga 11 Februari 2026, seluruh siswa madrasah terdampak telah kembali belajar. Sebagian besar, yakni 90,5 persen, sudah dapat belajar di madrasah asal mereka. Sisanya mengikuti sistem pembelajaran bergilir atau menempati fasilitas sementara seperti tenda darurat dan menumpang di lokasi lain.

Kemajuan nyata juga terlihat pada rehabilitasi infrastruktur pendidikan. Dari 773 madrasah yang terdampak, sebanyak 651 unit atau 84 persen dilaporkan telah kembali beroperasi. Pemulihan serupa terjadi di lingkungan pondok pesantren, di mana 883 dari 1.173 pesantren yang terdampak (75 persen) sudah kembali menjalankan aktivitas.

Fasilitas Ibadah Hampir Pulih Sepenuhnya

Selain aspek pendidikan, pemulihan fungsi rumah ibadah juga menjadi perhatian utama. Aspek spiritual dinilai krusial untuk mengembalikan ketenangan dan kekuatan komunitas pascabencana. Capaian di bidang ini bahkan lebih cepat.

Menag Nasaruddin Umar memberikan rincian yang positif.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar