Disney Tuduh TikTok Latih AI dengan Konten Marvel dan Star Wars Tanpa Izin

- Senin, 16 Februari 2026 | 13:15 WIB
Disney Tuduh TikTok Latih AI dengan Konten Marvel dan Star Wars Tanpa Izin

Insiden ini terjadi di tengah momentum Seedance 2.0 yang baru saja dirilis dan langsung menarik perhatian publik. Kemampuannya menghasilkan video dengan alur cerita sinematik hanya dari deskripsi teks singkat menuai banyak pujian, sekaligus memicu pertanyaan etis yang kompleks.

Viralnya Konten dan Respons Proaktif Disney

Beberapa video hasil Seedance 2.0 yang menjadi viral, seperti adegan perkelahian antara Tom Cruise dan Brad Pitt, memperlihatkan kemampuan teknis yang mengesankan sekaligus kerentanan sistem terhadap penyalahgunaan hak cipta. Situasi ini memaksa perusahaan teknologi dan pemegang hak untuk duduk bersama membahas batasan yang jelas.

Disney sendiri tampaknya telah menyiapkan strategi ganda dalam menyikapi era AI ini. Di satu sisi, mereka bersikap tegas terhadap pelanggaran, seperti yang dilakukan terhadap Character.AI dengan menuntut penghentian penggunaan karakternya. Di sisi lain, mereka juga membuka jalan kolaborasi yang legal.

“Disney telah mengambil tindakan serupa terhadap Character.AI, menuntut agar perusahaan rintisan tersebut segera menghentikan penggunaan karakter berhak ciptanya tanpa izin,” ungkap sumber yang mengetahui perkembangan tersebut.

Pada Desember lalu, Disney justru menandatangani perjanjian lisensi resmi dengan OpenAI. Kerja sama ini memberikan izin kepada OpenAI untuk menggunakan karakter dari franchise populer seperti Star Wars, Pixar, dan Marvel dalam generator video AI mereka, Sora. Langkah ini menunjukkan bahwa Disney membedakan dengan jelas antara penggunaan tanpa izin dan kemitraan bisnis yang sah dan terukur.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar