Sebagai bank syariah pionir di Indonesia, Bank Muamalat menyediakan skema angsuran yang ringan dengan tenor panjang hingga 25 tahun. Nasabah memiliki kebebasan memilih antara skema angsuran berjenjang yang mulai kecil atau angsuran tetap. Produk ini menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembelian rumah baru, take over kredit, top up, hingga refinancing.
Ekspansi Layanan Digital dan Strategi Ke Depan
Komitmen untuk aksesibilitas terwujud dalam layanan pengajuan digital yang terintegrasi. Nasabah dapat mengajukan pembiayaan secara mandiri melalui situs web khusus, dengan proses yang dirancang seamless dari awal hingga pemantauan real-time.
Ricky menegaskan bahwa langkah digital ini adalah bagian dari strategi ekspansi. "Hal ini tentunya memberikan fleksibilitas bagi nasabah dengan mobilitas yang tinggi. Langkah ini memungkinkan kami dapat menjangkau lebih banyak nasabah di berbagai wilayah, termasuk yang belum memiliki akses ke kantor cabang," tuturnya.
Melihat potensi pasar yang masih sangat besar, Bank Muamalat berencana terus meningkatkan porsi pembiayaan KPR iB Hijrah Baitullah di tahun-tahun mendatang. Strateginya akan berfokus pada penguatan sinergi dengan developer rekanan dan memperluas inklusi keuangan syariah, baik kepada nasabah existing maupun calon nasabah baru di seluruh lapisan masyarakat.
Artikel Terkait
Pertamina Bantah Isu Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp 17.850
Anggota Komisi I DPR Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Pembangunan Rusun di Bantaran Rel Senen Ditargetkan Mulai Mei 2026
Maarten Paes Raih Kiper Terbaik PSSI Awards 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Kolektif