Nusantara62 – Berikut lanjutan Legenda Dusun Para di Wonogiri, Cerita Rakyat Jawa Tengah:
Oleh karena itu Ki Demang beranggapan bahwa Citrowongso telah gugur di medan perang.
Itulah sebabnya Wulan dianggap menjadi janda muda, dan akhirnya dikawinkan dengan Jejaka yang melamarnya.
Citrowongso dapat menerima penjelasan Ki Demang tersebut.
Karena balai-balai tersebut terbuat dari kayu jati, maka berkatalah Citrowongso: 'Hai, dengarlah semua penduduk di dusun Para ini, dan anak cucuku nanti dengarlah baik-baik kata-kata ini!”
”Penduduk dusun Para dan turun temurun, semuanya kularang menggunakan perkakas rumah tangga dan rumah-rumah dari kayu Jati. Barangsiapa melanggarnya, mereka akan menerima malapetaka yang luar biasa.”
Sumpah itu disaksikan oleh orang banyak penduduk dusun para dan dusun-dusun sekitarnya.
Sampai sekarang penduduk dusun Para masih mematuhi pesan Citrowongso tersebut, bahwa mereka tidak mau menggunakan kayu jati untuk peralatan rumah tangga dan untuk bangunan rumah tempat tinggal mereka.
Demikianlah cerita tentang kayu jati di dusun Para. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: nusantara62.com
Artikel Terkait
Penipuan Bermodus Sandal dan Keluarga Sakit Kembali Marak di Makassar, Warga Diimbau Waspada
IHSG Kembali Melemah di Awal Perdagangan, Tertekan Capital Outflow dan Pelemahan Rupiah
Pidato Emosional Marc Klok di Ruang Ganti Jadi Kunci Comeback Dramatis Persib atas PSM
Anggota DPR Apresiasi Kualitas Makanan Jemaah Haji 2026: Harga Turun, Porsi dan Menu Bertambah