MURIANETWORK.COM - Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan cabai di Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Berdasarkan data produksi terbaru, pasokan dua jenis cabai utama rawit dan merah jauh melampaui konsumsi lokal, sehingga berpotensi menstabilkan harga dan mendukung pasokan ke wilayah lain.
Surplus Pasokan yang Signifikan
Data neraca komoditas menunjukkan angka yang menggembirakan. Untuk cabai rawit, produksi pada Februari 2026 tercatat 34.463 ton, sementara kebutuhan konsumsi hanya 16.578 ton, menghasilkan surplus hampir 18 ribu ton. Surplus ini bahkan diproyeksikan melonjak pada Maret mendatang, dengan perkiraan produksi mencapai 78.963 ton melampaui kebutuhan 23.946 ton.
Skenario serupa terlihat pada cabai merah. Pada periode yang sama, produksi Februari sebesar 32.398 ton telah mengungguli kebutuhan 23.858 ton. Di bulan Maret, selisih positif antara produksi dan konsumsi diprediksi tetap terjaga di angka sekitar 11 ribu ton. Kondisi ini menjadi fondasi yang kuat untuk menghadapi lonjakan permintaan yang biasa terjadi selama periode hari raya keagamaan nasional.
Strategi Pengawalan dari Pusat hingga Lapangan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal pasokan. Langkah-langkah strategis terus dijalankan untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
“Kementerian Pertanian terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan aneka cabai menjelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Penguatan produksi di daerah sentra, pengendalian distribusi, serta koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” jelasnya pada Kamis (12/2/2026).
Pernyataan tersebut diperkuat oleh pemantauan intensif di lapangan. Jawa Barat, sebagai salah satu sentra cabai nasional, ditopang oleh luas panen yang signifikan di kabupaten-kabupaten penghasil utama seperti Bandung, Garut, dan Sumedang.
Artikel Terkait
Kemenag Kecam Kekerasan Guru di TPQ Probolinggo, Tempat Izin Belum Lengkap
Prancis Tundukkan Kolombia 3-1, Doue Cetak Brace dalam Laga Uji Coba
AS Izinkan Tanker Minyak Rusia Berlabuh di Kuba, Atasi Krisis Energi Havana
Pengamat: Kendaraan Listrik Bisa Hemat Devisa hingga Rp40 Triliun Per Tahun