Polda Papua mulai mengungkap kronologi penembakan pesawat Smart Air yang terjadi di Bandara Koroway Batu. Menurut keterangan sementara, serangan itu terjadi justru saat pesawat sudah mendarat. Dari arah hutan yang mengelilingi bandara di Boven Digoel, Papua Selatan itu, pelaku melepaskan tembakan.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito, menjelaskan hal itu pada Kamis (12/2/2026).
"Pada saat mendarat mendapat penyerangan berupa penembakan ke arah pesawat dari arah hutan samping areal bandara," ujarnya.
Dua orang pilot, Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro, menjadi korban jiwa dalam insiden tragis ini. Mereka tewas setelah pesawat yang membawa 13 penumpang itu ditembaki. Tak ada penumpang lain yang dilaporkan menjadi korban.
Artikel Terkait
Pengamat: Kendaraan Listrik Bisa Hemat Devisa hingga Rp40 Triliun Per Tahun
Bezzecchi Kukuhkan Puncak Klasemen dengan Kemenangan di MotoGP Amerika
Presiden Prabowo Tandatangani Buku Diaspora Indonesia di Tokyo
Korlantas: Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, Angka Fatalitas Turun 30 Persen