MURIANETWORK.COM - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri pariwisata, khususnya perhotelan dan restoran, dengan fokus pada penyediaan infrastruktur yang memadai. Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam sebuah forum industri. Ia menekankan bahwa konektivitas yang baik, baik fisik maupun digital, merupakan pondasi utama untuk membuka akses, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif.
Infrastruktur Sebagai Pondasi Utama
Dalam paparannya, AHY menjelaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata tidak dapat berdiri sendiri. Denyut nadi bisnis perhotelan dan restoran, menurutnya, sangat bergantung pada aksesibilitas yang lancar. Tanpa dukungan jalan yang baik, sistem transportasi yang efisien, serta bandara dan pelabuhan yang terhubung optimal, potensi wisata suatu daerah akan sulit tergali secara maksimal. Infrastruktur digital yang andal juga disebutkan sebagai prasyarat yang tak terelakkan di era sekarang.
“Infrastruktur membuka akses, konektivitas membuka peluang. Ketika wilayah-wilayah semakin terhubung, arus wisatawan meningkat, biaya logistik menurun, dan iklim usaha menjadi lebih kompetitif,” ujarnya.
Dampak Berganda bagi Ekonomi Lokal
Lebih dari sekadar penyedia layanan, AHY melihat hotel dan restoran memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi di tingkat akar rumput. Sektor ini dinilainya tidak hanya berkontribusi pada angka pertumbuhan nasional, tetapi juga berfungsi sebagai benteng ketahanan ekonomi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja yang luas.
Artikel Terkait
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg