Yang menarik, partisipasi TRK di Qatar ini nggak cuma diamati oleh pelaku bisnis. Turut menyaksikan adalah perwakilan dari Ditjen Migas Kementerian ESDM, bahkan Duta Besar RI untuk Qatar juga hadir. Kehadiran mereka seperti penegasan: TRK Valves bukan cuma perusahaan biasa, tapi representasi nyata kemampuan manufaktur Indonesia di panggung internasional.
Dan rupanya, pameran ini langsung membuahkan hasil. Menurut Soni, TRK berhasil menjalin kesepakatan strategis dengan mitra potensial dari Qatar dan Oman. Ini jelas jadi langkah besar untuk ekspansi mereka di Timur Tengah, yang sebelumnya sudah dimulai dengan kehadiran di Uni Emirat Arab.
Pada akhirnya, momen LNG 2026 ini lebih dari sekadar pameran. Ini adalah kesempatan untuk menegaskan satu hal: produk bertuliskan 'Made in Indonesia' siap jadi solusi andalan. Terutama di industri yang menuntut presisi tinggi, keandalan tanpa kompromi, dan standar keselamatan paling ketat di dunia.
Artikel Terkait
Menhub Kaji Penguatan Aturan Truk Tiga Sumbu Usai Temukan Pelanggaran
China Umumkan 10 Kemajuan Sains Teratas 2025, Termasuk Sampel Bulan dan Reaktor Fusi
Iran Tegaskan Tolak Negosiasi dengan AS, Sebut Perang Akan Berlanjut
ASDP Terapkan Layanan 24 Jam di Pelabuhan Timur untuk Arus Mudik Lebaran