ESDM Ubah Kuota Impor BBM SPBU Swasta dari Triwulanan ke Semesteran

- Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB
ESDM Ubah Kuota Impor BBM SPBU Swasta dari Triwulanan ke Semesteran

Masalahnya, kapasitas produksi Pertamina saat ini dinilai belum sanggup memenuhi seluruh kebutuhan dalam negeri. Khususnya untuk BBM beroktan tinggi macam RON 92, 95, atau 98 yang banyak dipasok SPBU swasta.

"Selama kapasitas produksi kita masih kurang dibandingkan konsumsi, maka tetap kita sementara impor harus kita lakukan,"

kata Bahlil dalam kesempatan terpisah.

Ada target jelas di balik kebijakan ini. Bahlil membeberkan, dengan beroperasinya proyek RDMP di Balikpapan nanti, Pertamina diproyeksikan sudah bisa memenuhi kebutuhan BBM okatan tinggi tersebut pada tahun 2027. Targetnya malah cukup agresif, yakni di paruh kedua tahun itu.

"RON 92, 95, 98, kita mau dorong agar produksinya sudah harus ada di 2027, ini kemungkinan di semester ke-2. Jadi silakan beli di Pertamina,"

pungkasnya.

Jadi, skema kuota enam bulanan ini seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi memberi kepastian bagi pelaku usaha, di sisi lain menjadi batu pijakan transisi menuju kemandirian energi. Kita lihat saja perkembangannya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar