KAIRO Sebuah peristiwa tragis memupuskan kebahagiaan yang baru saja lahir. Di Provinsi Minya, Mesir, Minggu (1/2/2026) lalu, sebuah pasangan pengantin tewas hanya beberapa jam setelah mengucap janji pernikahan. Mereka menjadi korban dalam sebuah kecelakaan mobil tunggal yang juga merenggut nyawa dua orang lainnya.
Menurut sejumlah saksi, insiden mengerikan itu terjadi di Distrik Beni Mazar. Mobil yang membawa rombongan pengantin itu terguling di jalan. Rencananya, setelah resepsi, mereka hendak menuju rumah baru untuk memulai lembaran hidup. Namun, perjalanan itu justru berakhir dalam nestapa.
Dari keterangan pihak berwenang, pengantin perempuan dan adik perempuannya yang turut dalam mobil, meninggal dunia di tempat. Luka-luka yang mereka alami terlalu parah.
Sementara itu, sang pengantin laki-laki dan sopir sempat masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Mereka dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi yang sangat kritis. Sayangnya, upaya medis tak berdaya. Beberapa jam kemudian, keduanya dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.
Kabar duka ini pun menyebar cepat, membanjiri media sosial dengan duka dan simpati. Sebuah video yang viral memperlihatkan ayah dari mempelai perempuan tak kuasa menahan tangis. Raut wajahnya hancur.
“Saya bahkan tidak sempat membahagiakanmu, putriku… anakku tersayang,” ujarnya terisak.
Di sisi lain, polisi telah membuka penyelidikan menyeluruh. Mereka berusaha mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kecelakaan maut itu. Gelombang duka yang melanda negeri itu kini disertai dengan tanya besar: bagaimana sebuah hari yang seharusnya penuh sukacita bisa berubah menjadi malapetaka dalam sekejap?
Artikel Terkait
MNC Tourism Gelar Topping Off dan Groundbreaking Proyek Baru di Lido City
Menkeu Ungkap Strategi di Balik Penangkapan Pejabat Bea Cukai oleh KPK
Presiden Prabowo Tegaskan Persatuan Ulama-Umara Kunci Kemakmuran Indonesia
BSI Fokus Ekspansi, Pembagian Dividen Tak Jadi Prioritas