Serena C28 yang hadir dengan desain boxy khasnya bukan sekadar display tunggal. Kehadirannya melengkapi portofolio kendaraan elektrifikasi Nissan yang menjadi fokus utama tahun ini. Di booth yang sama, Nissan juga memamerkan rangkaian teknologi e-POWER melalui Nissan Kicks e-POWER, Nissan Leaf, dan Nissan X-Trail e-POWER.
Teknologi e-POWER yang diusung oleh Serena C28 dan X-Trail menawarkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni: sunyi dan memiliki respons akselerasi yang instan. Yang membedakan, sistem ini tidak memerlukan pengisian daya dari stasiun pengisian eksternal, sehingga mengurangi kekhawatiran akan ketersediaan infrastruktur charger bagi pengguna.
Warisan Inovasi dan Relevansi di Pasar Indonesia
Pameran ini, bagi Nissan, lebih dari sekadar memajang produk terbaru. Menurut Bima, ini adalah bentuk komitmen dan evolusi brand dalam menjawab kebutuhan mobilitas masa depan yang lebih berkelanjutan, tanpa meninggalkan warisan kualitas yang telah dibangun.
“Kami tidak hanya hadir untuk memamerkan produk, tetapi juga menunjukkan bagaimana kami berevolusi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” jelas Bima.
Dengan demikian, perkenalan Nissan Serena C28 di IIMS 2026 menjadi sinyal kuat tentang arah perkembangan produk Nissan di Indonesia, yang berusaha menggabungkan kepraktisan bentuk MPV dengan efisiensi dan sensasi berkendara teknologi elektrifikasi terkini.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur
Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur Lebaran
Menhub Fokuskan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Balik 2026 di Bakauheni
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51.015 Penumpang Tiba di Jakarta dalam Sehari