Di sisi lain, tak bisa dipungkiri ada sejumlah kebijakan pemerintah yang memantik perbedaan pandangan. Soal ini, Prasetyo punya penjelasan. Ia menilai hal itu bukan bentuk penolakan mentah-mentah.
Intinya, ada informasi yang barangkali belum sepenuhnya tersebar. Prasetyo berharap pertemuan rutin ini bisa menjadi jembatan. Dengan dialog langsung, diharapkan setiap kebijakan bisa dipahami dengan lebih baik, lebih komprehensif, oleh semua pihak. Ini tentang membangun pemahaman bersama, bukan sekadar mendengarkan.
Jadi, agenda istana yang satu ini jelas punya peran strategis. Lebih dari sekadar rutinitas seremonial, ini adalah ruang komunikasi yang sengaja dibuka Presiden untuk mendengar sekaligus menjelaskan.
Artikel Terkait
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Insider Trading Rp467 Miliar
KPK Bergerak di Banjarmasin, Kantor Pajak Jadi Sasaran OTT
Tanggal Lahir Palsu: Bocah Pintar Bobol Batas Usia di Platform Digital
Eyang Meri, Istri Hoegeng, Beristirahat di Sisi Sang Legenda