Impor Indonesia Tembus USD241,86 Miliar di 2025, Barang Modal Jadi Penyumbang Utama

- Senin, 02 Februari 2026 | 12:15 WIB
Impor Indonesia Tembus USD241,86 Miliar di 2025, Barang Modal Jadi Penyumbang Utama

tambah Ateng. Beberapa komoditas yang menyumbang kenaikan besar itu antara lain mesin atau perlengkapan elektrik, peralatan mekanis, serta kendaraan udara beserta bagian-bagiannya.

Di sisi lain, nasib dua kelompok barang lain justru berbanding terbalik. Impor bahan baku penolong sedikit meredup 0,83 persen ke posisi USD169,30 miliar. Begitu pula barang konsumsi, yang turun 1,35 persen menjadi USD22,42 miliar.

Lantas, dari mana saja barang-barang itu datang? Ternyata, peningkatan nilai impor paling menonjol terjadi dengan dua raksasa ekonomi: China dan Amerika Serikat. Sementara itu, catatan dengan Jepang, kawasan ASEAN, dan Uni Eropa justru menunjukkan tren penurunan.

Memasuki akhir tahun, tepatnya di bulan Desember 2025, geliat impor juga terlihat. Secara keseluruhan, nilai impor bulanan saat itu mencapai USD23,83 miliar naik 10,81 persen year-on-year. Rinciannya, impor migas bulanan sebesar USD3,35 miliar (naik 1,71 persen), sementara non-migas melesat 12,46 persen menjadi USD20,48 miliar.

Menurut Ateng, kenaikan tahunan di bulan Desember itu sendiri banyak didorong oleh kinerja impor migas, dengan andil peningkatan mencapai 10,55 persen.

Jadi, begitulah gambaran umumnya. Meski ada penurunan di beberapa sektor, secara agregat nilai impor kita masih terus merangkak naik.


Halaman:

Komentar