Lantas, di mana posisinya jika nanti benar-benar membela Garuda? Dalam skema 3-4-3 yang digemari Herdman, Vickery bisa diandalkan sebagai winger kanan. Namun, bakatnya tak cuma di situ. Ia juga bisa diplot di sayap kiri atau bahkan sebagai striker tengah. Fleksibilitas ini tentu jadi nilai plus.
Di sisi lain, kedatangannya berpotensi menggeser pemain yang sudah ada. Ambil contoh Rafael Struick dan Mauro Zijlstra. Struick, yang biasa menghuni sayap, harus bersaing langsung dengan Vickery untuk posisi yang sama.
Sementara Zijlstra, yang sedang berjuang untuk comeback, bisa menemui jalan lebih terjal. Pasalnya, Vickery juga bisa mengisi posisi striker yang menjadi andalan Zijlstra. Persaingan di lini depan Timnas Indonesia diprediksi akan semakin ketat dan panas.
Jadi, apa langkah PSSI selanjutnya? Menarik untuk ditunggu, apakah Vickery benar-benar akan menjadi gebrakan pertama Herdman, atau justru ada nama-nama lain yang sedang dalam pembicaraan. Satu hal yang pasti, bursa naturalisasi Indonesia tampaknya belum akan berhenti di sini.
Artikel Terkait
DPR Gelar Rapat Khusus, Polisi Ungkap Foto Pelaku Penyiraman KontraS
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026