Prasetyo menekankan, Presiden Prabowo bersikap sangat terbuka. Dia mau berdialog dengan siapa saja dan mendengarkan segala masukan untuk masa depan Indonesia. Namun begitu, Prasetyo dengan tegas menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut tidak hadir satupun tokoh partai politik atau ketua umum parpol.
Di sisi lain, Prabowo tak cuma mendengarkan. Dalam pertemuan itu, dia juga memaparkan program-program prioritas yang sudah dijalankan pemerintah selama setahun lebih belakangan.
“Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan,” jelas Prasetyo.
“Kemudian juga beliau menjelaskan program-program yang dalam satu tahun lebih beberapa bulan ini beliau jalankan yang semua memang berorientasi untuk kepentingan rakyat, berorientasi untuk kepentingan bangsa dan negara, gitu.”
Pertemuan itu, singkatnya, lebih bernuansa pertukaran pikiran. Sebuah forum untuk mendengar dan menjelaskan, jauh dari hiruk-pikuk politik praktis.
Artikel Terkait
Prabowo Gebrak Himbara, Direksi Bank BUMN Bakal Diganti Total
Motif Cinta Buta, Bocah Bekasi Jadi Alat Paksaan untuk Rujuk
Prabowo Belum Tentukan Nama, OJK Tunjuk Pejabat Sementara
Berardi Buka Lawan, Gol Bunuh Diri dan Kone Pastikan Sassuolo Gasak Pisa 3-1