Mereka sepakat, kolaborasi yang erat dengan mitra seperti India sangat vital. Dukungan India dalam bentuk kerja sama teknis, tukar-menukar pengetahuan, dan program peningkatan kapasitas diharapkan bisa terus berjalan seiring dengan prioritas bersama.
“Pertemuan tersebut menyatakan keyakinan bahwa penguatan kerja sama ASEAN-India akan membantu mencapai tujuan strategis ATSP 2026-2030,”
Begitu penegasan dalam pernyataan itu. Mereka juga mencatat sesuatu yang patut diapresiasi: keberhasilan Tahun Pariwisata ASEAN-India 2025. Tahun khusus itu dinilai berhasil meningkatkan visibilitas dan kerja sama operasional di lapangan.
Kampanye pemasaran bersama yang berjalan sepanjang 2025 pun disambut baik. Kampanye itu menampilkan rencana perjalanan singkat yang merangkum kekayaan budaya dan pengalaman emosional khas Asia Tenggara yang begitu beragam.
Angka-angka pun berbicara. Di tahun 2024, India menerima kunjungan 867.210 wisatawan dari kawasan ASEAN. Sampai November 2025, angka itu sudah mencapai 809.075 pengunjung. Arus sebaliknya juga signifikan.
Wisatawan India ternyata cukup banyak menjelajahi ASEAN. Tahun lalu, tercatat 5,9 juta kunjungan. Dan hingga kuartal ketiga 2025 saja, sudah ada 4,7 juta wisatawan India yang datang. Angka yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Artikel Terkait
Pengamat: Dorongan Prabowo ke Kompor dan Kendaraan Listrik Perkuat Ketahanan Energi
AFC Batalkan Dua Kemenangan Malaysia, Peringkat FIFA Anjlok dan Indonesia Naik
Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga di Tengah Gejolak Perang dan Inflasi
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Lebaran 2026, Harga Cabai Mulai Turun