Yang memprihatinkan, ratusan warga masih harus mengungsi. Di Bidara Cina saja, tercatat 68 kepala keluarga atau 254 jiwa belum bisa pulang. Sementara di Marunda, ada 20 KK atau sekitar 40 orang yang masih menunggu air surut.
Menghadapi situasi ini, BPBD DKI mengaku telah mengerahkan seluruh personelnya. Mereka memantau perkembangan genangan di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai dinas terkait.
"Kami mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," kata Yohan.
Tak lupa, bantuan kebutuhan dasar bagi para penyintas juga terus disiapkan. Targetnya jelas: mempercepat surutnya genangan dan mengembalikan kondisi warga secepat mungkin.
(kunthi fahmar sandy)
Artikel Terkait
Jetty Indramayu: Gerbang Rahasia yang Menyalurkan Energi ke Jantung Jawa
Ammar Zoni Protes Penempatan di Nusakambangan: Saya Bukan Penjahat Besar
No Na Rilis Work (+62), Video Musik yang Sorot Kekuatan Fisik dan Tarian
Banjir Longsor Cisarua, BRI Bergerak Cepat Bantu Korban dan Trauma Healing