Harga CPO Februari 2026 Naik Tipis, Didorong Antisipasi Imlek dan Ramadan

- Jumat, 30 Januari 2026 | 23:50 WIB
Harga CPO Februari 2026 Naik Tipis, Didorong Antisipasi Imlek dan Ramadan

Harga referensi untuk minyak sawit mentah atau CPO pada Februari 2026 ditetapkan naik tipis. Angkanya mencapai USD 918,47 per metrik ton. Kalau dibanding bulan sebelumnya, terjadi kenaikan sekitar USD 2,84 atau setara 0,31 persen.

Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, ada beberapa faktor di balik kenaikan ini. "HR CPO pada Februari 2026 meningkat bila dibandingkan dengan periode Januari 2026," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).

Tommy menjelaskan, peningkatan ini terutama didorong oleh naiknya permintaan. Masyarakat mulai mengantisipasi datangnya Hari Raya Imlek dan bulan Ramadan. Namun begitu, suplai justru tidak ikut naik karena ada penurunan produksi. Kombinasi itulah yang mendongkrak harga.

Lalu, dari mana angka referensi ini didapat? Sumber harganya dirata-ratakan dari rentang waktu 20 Desember 2025 hingga 19 Januari 2026. Ada tiga acuan utama: Bursa CPO di Indonesia (USD 855,66/MT), Bursa CPO di Malaysia (USD 981,28/MT), dan harga Port CPO Rotterdam (USD 1.209,81/MT).

Nah, karena selisih harga ketiga sumber itu lebih dari USD 40, maka aturan mainnya berubah. Berdasarkan Permendag Nomor 35 Tahun 2025, perhitungan akhir hanya memakai dua sumber harga yang jadi median dan yang terdekat dari median. "Dengan demikian, harga referensi bersumber dari Bursa CPO di Indonesia dan Bursa CPO di Malaysia," papar Tommy.

Hasil perhitungan itulah yang menghasilkan angka final USD 918,47 per MT.


Halaman:

Komentar