Sejak pagi, suasana di Stadion Tridadi dan Lapangan Sidomoyo, Sleman, sudah ramai sekali. Sorak-sorai tak henti bergema. Ribuan anak perempuan berlarian mengejar bola, sementara dari pinggir lapangan, dukungan orang tua dan guru terus memecah semangat.
Inilah suasana MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025/26, yang sudah bergulir di Yogyakarta sejak Selasa lalu. Turnamen untuk siswi sekolah dasar ini digagas oleh MilkLife dan Djarum Foundation, dan akan berlangsung hingga Minggu besok.
Tak cuma pertandingan seru, ada juga Skill Challenge buat uji nyali. Gimnya beragam, mulai dari dribbling, passing & control, sampai adu penalti. Semua dirancang untuk mengasah kemampuan dasar sepak bola para peserta.
Antusiasmenya luar biasa. Bayangkan saja, ada 1.548 siswi yang ikut serta! Mereka berasal dari 88 SD dan MI. Untuk kategori usia, dibagi dua: U-10 diikuti 69 tim, dan U-12 diikuti 72 tim. Jumlah yang fantastis.
Di tengah keriuhan itu, beberapa nama mulai bersinar. Salah satunya Nadia Shakila Azzahra dari SD Muhammadiyah Karangploso.
Di kategori U-12, Nadia saat ini jadi top scorer sementara. Golnya sudah 31. Gila, ya?
Namun begitu, ini bukan kejutan. Di seri pertama MLSC Yogyakarta kemarin, dia juga jadi pencetak gol terbanyak dengan 37 gol. Bahkan, dia membawa timnya jadi juara setelah menang gemilang 6-1 di final.
Kalau ngomongin juara sebelumnya, untuk kategori U-10, gelar diraih MI Baburroyyan Kiyudan. Mereka menang tipis 5-4 atas SDN 3 Imogiri dalam pertarungan yang seru.
Nah, sekarang semua mata tertuju ke pertanyaan besar: siapa yang akan jadi pemenang di seri kedua ini? Persaingan pasti ketat. Kita tunggu saja akhir pekan nanti.
Ikuti terus perkembangannya!
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun