Jakarta Barat (14 RT)
Tersebar di Duri Kosambi (2 RT), Kedaung Kali Angke (4 RT), Rawa Buaya (3 RT), dan Kedoya Selatan (5 RT). Air menggenang antara 40 sampai 80 cm, dipicu hujan dan luapan dua kali tadi.
Jakarta Selatan (10 RT)
Ada di Cipulir (1 RT), Pondok Pinang (4 RT), Kuningan Barat (2 RT), dan Pejaten Timur (3 RT). Genangan sekitar 40-50 cm, murni karena curah hujan tinggi.
Jakarta Pusat (9 RT)
Seluruhnya terkonsentrasi di Kelurahan Karet Tengsin. Ketinggian air 30-50 cm, juga akibat hujan lebat.
Jakarta Utara (2 RT)
Masing-masing satu RT di Cilincing dan Rorotan. Genangan relatif lebih rendah, 30-50 cm, disebabkan hujan.
Selain permukiman, lalu lintas juga terganggu. BPBD mendata 17 ruas jalan terendam. Beberapa titik yang cukup signifikan antara lain Jalan Daan Mogot KM 12 di Cengkareng Timur (15 cm), Jalan Srengseng Raya (20 cm), hingga Jalan Raden Inten II di Duren Sawit, Jakarta Timur (25 cm). Di wilayah Utara, genangan tersebar di beberapa titik seperti Jalan Mangga, Mahoni, dan Keramat Raya di Tugu Utara, masing-masing dengan ketinggian 10 cm.
Laporan ini menunjukkan bahwa meski tidak sebesar kejadian beberapa tahun lalu, ancaman banjir tetap mengintai kawasan padat penduduk di Jakarta, terutama saat hujan bertemu dengan luapan sungai.
Artikel Terkait
Maarten Paes Cetak Clean Sheet, Bawa Ajax Hajar Sparta 4-0
AS Ancam Hancurkan Pulau Kharg, Iran Balas Ancaman Serang Infrastruktur Minyak Global
Kevin Diks Puji Gol Spektakuler Stöger, Monchengladbach Bangkit Usai Dihajar Bayern
Iron Dome Kewalahan, Iran Klaim Punya Cadangan Rudal untuk Dua Tahun Perang