Luhut dan Airlangga Pacu GovTech, Wajah Birokrasi dan Perdagangan Global Bakal Berubah

- Kamis, 29 Januari 2026 | 15:35 WIB
Luhut dan Airlangga Pacu GovTech, Wajah Birokrasi dan Perdagangan Global Bakal Berubah

Bayangkan saja. Dengan sistem yang saling terhubung, selisih data perdagangan antara catatan Indonesia dan mitra dagangnya bisa ditekan seminimal mungkin. Alhasil, proses pengawasan pun jadi lebih akurat dan minim silang pendapat.

"Beberapa kan kita sudah lakukan juga yang untuk logistik. Kalau itu dikerjasamakan dengan negara lain, maka ekspor-import kita datanya bisa sama," tambah Airlangga menjelaskan.

Di sisi lain, untuk urusan kolaborasi regional sebenarnya sudah ada jalurnya. Kawasan Asia Tenggara punya ASEAN Single Window sebagai landasan. Tantangannya sekarang adalah menyelaraskan sistem yang sedang dibangun Indonesia dengan mekanisme regional tersebut.

"Kita di ASEAN sudah punya ASEAN Single Window. Jadi kita tinggal bikin prototipenya saja," kata dia. Fokus Indonesia saat ini memang sedang mengembangkan purwarupa sistem yang nantinya bisa disinergikan secara penuh dengan negara-negara tetangga.

Pertemuan dua tokoh senior ini jelas memberi sinyal kuat. GovTech bukan wacana lagi, tapi sedang digeber menuju realisasi. Dan efek riilnya, mulai dari dalam negeri hingga hubungan dagang internasional, tengah dinantikan.


Halaman:

Komentar