Raksasa Eropa Terancam Tersingkir Lebih Awal di Liga Champions

- Kamis, 29 Januari 2026 | 06:00 WIB
Raksasa Eropa Terancam Tersingkir Lebih Awal di Liga Champions

Babak penyisihan grup Liga Champions musim 2025-2026 akhirnya berakhir Kamis dini hari tadi. Dengan itu, peta perjalanan kompetisi pun mulai jelas. Delapan tim teratas langsung mengamankan tiket ke babak 16 besar. Sementara, tim peringkat 9 hingga 24 harus berjuang lebih dulu lewat ronde playoff.

Dominasi klub-klub Inggris terasa sangat kuat musim ini. Arsenal, misalnya, tampil nyaris sempurna. The Gunners meraih kemenangan di semua laga fase liga, mengumpulkan 24 poin dan duduk di puncak klasemen. Performa impresif mereka jadi pernyataan keras.

Di belakangnya, Bayern Munich mengumpulkan 21 poin. Lalu ada Liverpool di posisi ketiga dengan 18 angka. Tottenham, Barcelona, Chelsea, Sporting CP, dan Manchester City memenuhi sisa posisi delapan besar. Poin mereka berdekatan, mulai dari 17 hingga 16. Dari delapan tim itu, lima di antaranya berasal dari Liga Inggris. Hanya Newcastle United yang tertinggal, terlempar ke peringkat 12 dan harus masuk playoff.

Nah, bicara soal playoff, inilah yang bikin penasaran. Beberapa raksasa Eropa harus melewati jalur ini. Real Madrid dan Inter Milan, misalnya, hanya finis di posisi sembilan dan sepuluh. Mereka ditemani PSG, Juventus, hingga Atletico Madrid di daftar 16 tim yang harus bertarung lebih dahulu.

Jadwal playoff sudah ditetapkan. Leg pertama digelar 17-18 Februari 2026, disusul leg kedua seminggu setelahnya. Pemenang agregat nantinya akan melenggang ke babak 16 besar, bergabung dengan delapan tim yang sudah lebih dulu menunggu.

Lawan-lawan dalam playoff baru akan diketahui Jumat sore nanti, lewat proses drawing. Menurut sejumlah saksi, atmosfer drawing kali ini dipastikan akan tegang. Banyak skenario menarik yang bisa terjadi ketika raksasa-raksasa itu dipertemukan lebih awal.

Jadi, perjalanan masih panjang. Babak grup mungkin sudah usai, tapi drama sesungguhnya baru akan dimulai. Kita tunggu saja.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar