Ayah Lula Lahfah Gelap Soal Proses Hukum Kematian Putrinya

- Rabu, 28 Januari 2026 | 08:06 WIB
Ayah Lula Lahfah Gelap Soal Proses Hukum Kematian Putrinya

Penyelidikan atas meninggalnya selebgram Lula Lahfah terus berlanjut. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi. Namun, di sisi lain, ayah almarhumah, M Feroz, justru mengaku gelap. Ia sama sekali tidak tahu soal proses hukum yang berjalan di Polres Jakarta Selatan itu.

Feroz bahkan tak mendapat kabar tentang pemeriksaan terhadap rekan-rekan putrinya. Termasuk, dan ini yang cukup mengejutkan, soal pemanggilan Reza Arap, kekasih Lula, untuk dimintai keterangan.

"Nggak, saya nggak tahu sama sekali. Benar saya nggak tahu," ujar Feroz saat ditemui di rumahnya di Buaran, Jakarta Timur.

"Belum dengar kabarnya kalau itu. Ibu juga (nggak tahu), nggak tahu deh."

Soal kabar bahwa Reza Arap disebut-sebut ada di lokasi kejadian, Feroz juga membantah. Menurut penuturannya, yang ada di dalam unit apartemen saat jenazah ditemukan cuma asisten rumah tangga dan petugas keamanan. Tak ada orang lain.

"Cuma pembantu sama manajemen apartemen aja yang buka pintu," katanya.

"Asisten dia juga ada pas di situ dengar teriakan pembantu itu. Jadi kaget semua lah."

Hingga kini, keluarga pun masih menunggu kejelasan. Mereka belum dapat informasi baru soal penyebab kematian Lula. Feroz sendiri masih berpegang pada keyakinan awal: putrinya meninggal karena penyakit yang sudah lama diderita.

"Belum," tandasnya singkat. "Cuma yang pertama aja itu (soal sakit)."

Lula ditemukan tak bernyawa di kamar apartemennya di Jakarta Selatan, Jumat malam tanggal 23 Januari. Kronologinya bermula dari kecurigaan ART yang merasa ada yang tidak beres. Dari pagi sampai petang, Lula tidak merespons.

Laporan pun dibuat ke security. Pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka paksa oleh teknisi sekitar pukul enam kurang sepuluh malam. Saat itulah mereka menemukan Lula dalam keadaan tak bernyawa.

Dari pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit serius pada diri Lula. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, meski penyelidikan tetap digelar untuk mengungkap semua kemungkinan. Jenazahnya telah dimakamkan sehari setelahnya, Sabtu 24 Januari, di TPU Rawa Terate.

Nah, soal pemeriksaan Reza Arap, polisi memberikan konfirmasi terpisah. Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yudha, menyebutkan bahwa Arap telah dimintai keterangan.

Pemeriksaannya berlangsung cukup lama, lebih dari empat jam.

"Diperiksa tadi malam pukul 23.00 sampai 03.45," kata Dwi via pesan singkat, Selasa (27/1).

Dia menyebut ada sekitar tiga puluh pertanyaan yang diajukan kepada Arap seputar kematian Lula. Namun, untuk detail lebih lanjut, Dwi belum mau berkomentar banyak. Penyidikan masih terus berjalan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar