Lima Pesawat Diterbangkan untuk Jinakkan Hujan Ekstrem di Jakarta dan Jawa Barat

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:15 WIB
Lima Pesawat Diterbangkan untuk Jinakkan Hujan Ekstrem di Jakarta dan Jawa Barat

Langit di atas Jakarta dan Jawa Barat akhir-akhir ini tak henti-hentinya dikawal oleh lima pesawat. Mereka bukan pesawat biasa, melainkan armada khusus yang ditugaskan untuk 'menjinakkan' hujan. Ini adalah operasi modifikasi cuaca (OMC) yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebuah respons langsung atas peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.

Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, operasi ini merupakan arahan presiden. Tujuannya jelas: meredam potensi curah hujan tinggi yang diprediksi bakal mengguyur wilayah tersebut di paruh kedua dan ketiga Januari ini.

“Ini arahan langsung dari presiden untuk mereduksi curah hujan tinggi yang diperkirakan mengguyur wilayah Jawa Barat dan Jakarta pada periode dasarian kedua dan ketiga bulan Januari,”

Operasi sebenarnya sudah dimulai sejak 12 Januari lalu. Awalnya, hanya dua pesawat yang beraksi dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma: satu milik BNPB, satu lagi dari BPBD DKI. Namun, melihat ancaman yang kian nyata, BNPB memutuskan untuk menambah kekuatan. Sejak 23 Januari, tiga pesawat Carravan lagi diterbangkan. Salah satunya bahkan beroperasi dari Bandung, dengan fokus mengawasi wilayah hulu.

Hasilnya? Hingga Jumat lalu, kelima armada itu telah melakukan 70 kali penerbangan. Mereka menaburkan puluhan ton bahan semai campuran Natrium Klorida dan Kalsium Oksida ke awan-awan yang mengancam.


Halaman:

Komentar