Prabowo Beri Koin Kenangan untuk Pengawal Swiss di Tengah Rapat Global

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:40 WIB
Prabowo Beri Koin Kenangan untuk Pengawal Swiss di Tengah Rapat Global

Di Bandara Internasional Zurich, Jumat lalu, suasana terasa hangat meski udara Swiss begitu dingin. Presiden Prabowo Subianto, usai menghadiri World Economic Forum di Davos, menyempatkan diri untuk sebuah gesture yang personal. Ia menghadiahi koin kepresidenan kepada tim pengawal Pemerintah Swiss yang mendampinginya selama rangkaian acara WEF 2026.

Momen itu terekam dalam unggahan Instagram Sekretariat Kabinet. Tampak Presiden menyapa satu per satu personel keamanan tersebut, berjabat tangan, dan mengucapkan terima kasih. Koin khusus itu bukan sekadar benda, melainlan tradisi Prabowo sebagai kenang-kenangan atas dedikasi mereka.

“Sebuah bentuk apresiasi yang sederhana namun penuh makna,” begitu kira-kira kesan yang tertangkap. Cinderamata itu diberikan sebelum sang Presiden bertolak ke Paris, melanjutkan agenda kenegaraannya.

Agenda di Davos sendiri terbilang sukses. Di forum ekonomi global itu, Prabowo memaparkan konsep ‘Prabowonomics’ dengan percaya diri. Namun begitu, perhatiannya tak melulu pada hal-hal makro. Peristiwa kecil di bandara Zurich itu menunjukkan sisi lain: perhatian pada detail dan rasa terima kasih pada orang-orang di balik layar.

Kini, pesawat membawanya ke Prancis.

Di Paris, agenda yang menunggu tak kalah penting. Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron dijadwalkan berlangsung Jumat sore waktu setempat. Hubungan kedua negara akan diperkuat dalam pembicaraan itu.

Tak cuma pertemuan resmi. Ada juga undangan yang lebih intim. Prabowo tiba di Istana Élysée pada Jumat malam untuk jamuan santap malam pribadi atas undangan Macron sendiri. Acara makan malam itu berlangsung di Le Salon des Portraits, ruangan bersejarah di istana kepresidenan Prancis.

Setelah rangkaian di Paris selesai, rencananya Presiden akan segera kembali ke Indonesia. Perjalanan panjang dari Davos ke Zurich, lalu ke Paris, segera berakhir. Tapi kenangan tentang koin-koin kepresidenan dan jabat tangan hangat di bandara, mungkin masih tersimpan rapi oleh para pengawal setia di Swiss.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar