Kemenkeu Buka Lowongan Kerja: 300 Lulusan SMA Dibidik Jadi Pegawai Bea Cukai
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana perekrutan besar-besaran bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Sebanyak 300 formasi akan disediakan khusus untuk posisi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Kebijakan ini diungkapkan langsung oleh Menkeu Purbaya dalam sebuah media briefing. "Kita akan rekrut 300 lulusan SMA dari seluruh Indonesia. Proses rekrutmen akan dilakukan di masing-masing lokasi penempatan nantinya," jelas Purbaya.
Alasan Kebutuhan Tenaga Lapangan Bea Cukai
Kebijakan rekrutmen lulusan SMA ini didasari oleh kebutuhan struktural di lingkungan Bea Cukai. Purbaya menekankan bahwa institusi ini tidak hanya membutuhkan tenaga teknis, tetapi juga sangat memerlukan petugas lapangan yang tangguh.
"Bea Cukai membutuhkan tenaga lapangan yang kuat. Tidak semua posisi harus diisi oleh tenaga dengan latar belakang teknis semata," tambahnya.
Status Peraturan dan Proses Rekrutmen
Dasar hukum untuk perekrutan ini telah disiapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Para lulusan SMA yang dinyatakan lulus nantinya akan langsung ditugaskan di wilayah asal atau wilayah penempatannya.
Kuota Rekrutmen CPNS Kemenkeu 2026 Khusus Lulusan STAN
Meski membuka peluang bagi lulusan SMA di Bea Cukai, Purbaya menyatakan bahwa formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk rekrutmen tahun 2026 di lingkungan Kemenkeu akan dikhususkan bagi lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Kebijakan ini diambil mengingat pada tahun 2025, Kemenkeu telah merekrut sekitar 1.100 pegawai dari luar STAN. "Selanjutnya, untuk tahun 2026, rekrutmen akan difokuskan untuk lulusan STAN semua," tegas Purbaya.
Rencana Strategis Rekrutmen Jangka Panjang Kemenkeu 2025-2029
Rencana ini merupakan bagian dari target besar Kemenkeu untuk merekrut 19.500 pegawai baru dalam periode lima tahun (2025-2029). Penambahan SDM ini penting untuk mengantisipasi kekosongan jabatan akibat pensiun, meninggal dunia, pengunduran diri, dan mutasi pegawai.
Berdasarkan Rencana Strategis Kemenkeu 2025–2029 yang tertuang dalam PMK Nomor 70 Tahun 2025, kuota rekrutmen per tahun telah dialokasikan. Pada tahun 2025, tersedia 2.100 formasi. Sementara untuk periode 2026 hingga 2029, akan dibuka sekitar 4.350 formasi baru setiap tahunnya.
Dokumen tersebut juga memproyeksikan bahwa jumlah SDM Kemenkeu akan tumbuh sekitar 0,01% hingga 0,50% per tahun. Angka ini akan dievaluasi secara berkala menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi yang dinamis.
Artikel Terkait
Puluhan Perempuan Antusias Ikuti Pound Fit X MusicZone di Jakarta, Jadi Andalan Redakan Stres
Pemerintah Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch Kedua, Targetkan Percepatan Kesiapan Kerja Masyarakat
Hari Tasyrik Idul Adha 2026: Pengertian, Amalan, dan Larangan Puasa pada 28-30 Mei
Pakar: Plastik Hitam Pembungkus Daging Kurban Berbahaya, Mengandung Logam Berat dan Zat Karsinogenik