Bandara San Francisco Dinobatkan sebagai Bandara Terindah di Dunia untuk 2026

- Jumat, 23 Januari 2026 | 18:12 WIB
Bandara San Francisco Dinobatkan sebagai Bandara Terindah di Dunia untuk 2026

Bagi kebanyakan orang, bandara cuma tempat transit. Kita sibuk cek-in, buru-buru ke gate, lalu terbang. Jarang ada waktu untuk benar-benar melihat dan mengagumi bangunannya. Padahal, arsitektur terminal bandara itu kerap luar biasa.

Tapi tahukah kamu? Ada lomba tahunan yang khusus menilai bandara-bandara paling cantik di dunia. Iya, semacam kontes kecantikan, tapi untuk bandara.

Menurut laporan dari travel.nine.com.au, beberapa bandara justru jadi terkenal karena desainnya yang unik dan konsepnya yang nggak biasa. Bicara soal desain unik, pikiran kita mungkin langsung melayang ke Bandara Changi di Singapura. Ternyata, untuk tahun 2026, gelar juaranya tidak jatuh ke sana. Bandara terindah justru ada di Amerika Serikat.

San Francisco International Airport (SFO) lah yang menyabet penghargaan bergengsi dari ajang arsitektur Prix Versailles. Mereka berhasil mengalahkan banyak bandara ikonik lainnya.

Yang mendapat sorotan khusus adalah Harvey Milk Terminal 1. Terminal ini dipuji habis-habisan oleh juri. Alasannya beragam, mulai dari aspek keberlanjutan, inovasi, nilai budaya, sampai pengalaman penumpang dan tentu saja, keindahan arsitekturnya. Pengumuman ini digelar dalam seremoni akhir Desember lalu.

Harvey Milk Terminal 1 sendiri baru saja melalui proses renovasi besar-besaran yang menelan biaya miliaran dolar AS. Proyek ini menambah gerbang keberangkatan, mengubah fasad, dan mendesain ulang area check-in supaya penumpang merasa lebih nyaman.

Komitmen lingkungan SFO juga dapat pujian. Terminal ini berhasil memotong jejak karbon hingga 79% dan mengurangi pemakaian energi sebesar 59%. Belum lagi, terminal ini punya keunikan lain: sebuah galeri museum di dalam bandara yang didedikasikan untuk Harvey Milk, tokoh politik sekaligus ikon hak sipil AS.

"Dengan 25 gerbang keberangkatan baru, Terminal 1 adalah hasil dari transformasi yang ambisius," tulis Prix Versailles dalam rilisnya.

"Cahaya alami yang lembut masuk ke setiap lantai, menciptakan suasana yang menenangkan dan memulihkan bagi para pelancong," lanjut pernyataan itu.

Bandara Cantik Lain yang Jadi Perhatian

San Francisco bukan satu-satunya tentu saja. Beberapa bandara lain juga dapat pengakuan dari Prix Versailles. Di Prancis, Marseille Provence Terminal 1 dipuji karena desain interiornya yang apik. Sementara itu, Roland Garros Airport Arrivals Terminal disebut-sebut sebagai struktur bandara bioklimatik tropis pertama di dunia.

Lalu ada Bandara Yantai Penglai di China. Terminal 2-nya, yang sudah jadi unggulan tahun 2025, kembali diapresiasi. Desainnya yang terinspirasi pantai dan pemanfaatan cahaya alaminya memang memukau. Jangan lupakan Kansai International Airport Terminal 1 di Jepang, yang juga masuk daftar berkat keunggulan arsitekturnya yang sudah diakui lama.

Sejak 2015, Prix Versailles digelar tiap tahun dengan dukungan UNESCO. Tujuannya sederhana: merayakan karya arsitektur kontemporer terbaik dunia. Setiap tahun, juri internasional memberi 24 gelar di berbagai kategori. Mulai dari bandara, stasiun, kampus, sampai hotel dan restoran.

Oh ya, tahun 2025 lalu, Stasiun Gadigal Metro di Sydney juga masuk daftar stasiun penumpang terindah. Jadi, penghargaan ini nggak cuma untuk bandara saja.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar