Banjir Rendam Mampang, Ojol Terpaksa Angkut Barang, Bukan Penumpang

- Jumat, 23 Januari 2026 | 15:40 WIB
Banjir Rendam Mampang, Ojol Terpaksa Angkut Barang, Bukan Penumpang

Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis kemarin benar-benar mengacaukan keadaan. Di Kompleks Pondok Karya, Mampang Prapatan, kawasan itu kini terendam banjir. Warga pun kewalahan, aktivitas sehari-hari terpaksa berhenti total.

Andri Kurniawan merasakan betul dampaknya. Pria yang sehari-hari mengandalkan motor sebagai driver ojol ini terpaksa menganggur. “Kalau dalam posisi kayak gini nggak narik, mau gimana, motor tidak bisa keluar,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Suasana di rumahnya jelas berantakan. Daripada mencari penumpang, Andri memilih bertahan untuk menjaga situasi. Dia sibuk memindahkan barang-barang berharga ke lantai atas, berjaga-jaga jika air terus naik.

“Kita beresin, kita taruh di atas, sudah diamankan semua kayak kasur, terus buku-buku, baju dan lain-lain,” katanya. Menurutnya, persiapan itu penting karena mereka sudah bisa menduga banjir akan datang.

Rumahnya telah terendam lebih dari 24 jam. Curah hujan yang tak henti-hentinya di Ibu Kota menjadi penyebab utamanya. Namun begitu, Andri melihat ada sedikit sisi positif. Ketinggian air kali ini ternyata tak separah banjir besar yang melanda lima tahun silam. Itulah alasan dia dan keluarganya memutuskan untuk tidak mengungsi, memilih bertahan sambil terus memantau perkembangan.

Di luar, genangan air masih meninggi. Aktivitas warga lainnya juga tampak lumpuh, tak jauh berbeda dengan nasib Andri yang harus menunggu sampai banjir benar-benar surut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini