JAKARTA - Usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT), tim KPK ternyata sempat memeriksa Bupati Pati, Sudewo, di Kudus, Jawa Tengah. Pemeriksaan di luar lokasi penangkapan ini, menurut juru bicara KPK Budi Prasetyo, murni bagian dari strategi teknis penyidik di lapangan.
"Ini teknis strategi pemeriksaan saja oleh teman-teman di lapangan," jelas Budi, Selasa (20/1/2026).
Dia enggan merinci lebih jauh. Namun begitu, pilihan Kudus sebagai tempat pemeriksaan bukan tanpa alasan. Ada pertimbangan keamanan dan efektivitas. Sebelumnya, sejumlah warga Pati bahkan pernah mendesak KPK untuk segera menahan Sudewo.
“Tentu pemilihan tempat untuk melakukan pemeriksaan itu pertimbangan tim di lapangan,” ujar Budi.
Menurutnya, langkah itu diambil supaya proses pemeriksaan bisa berjalan lebih efektif. Apalagi, yang diamankan dalam operasi senyap itu bukan cuma Sudewo seorang. “Karena memang pihak-pihak yang dilakukan pemeriksaan itu ada beberapa,” tambahnya.
Soal lokasi pasti penangkapan, Budi masih tutup mulut. Dia meminta media bersabar menunggu konferensi pers yang akan menjelaskan kronologi dan konstruksi perkara secara lengkap.
"Ya termasuk itu, nanti detailnya penangkapannya di mana, kronologinya seperti apa, nanti kami akan sampaikan dalam konferensi pers," tuturnya.
Yang jelas, Sudewo kini sudah berada di Jakarta. Dia tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 10.30 WIB, Selasa siang, untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Saat turun dari mobil, Bupati itu terlihat mengenakan kaus polo putih dan jaket biru dongker. Wajahnya pasif. Dia sama sekali tak bicara, langsung bergegas masuk ke dalam gedung untuk menghadapi pemeriksaan lanjutan oleh penyidik.
Artikel Terkait
Menag Ajak Umat Jadikan Momentum Muharam untuk Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
Beras Tak Lagi Jadi Penyumbang Inflasi Utama, Mentan Sebut Pasokan Aman dan Stok Nasional Kuat
Menteri ESDM Bentuk Tim Khusus Awasi Pasokan Batu Bara untuk PLN
LPSK Ajukan Tambahan Anggaran Rp262,43 Miliar untuk Perlindungan Saksi dan Korban pada 2027