Ia juga menyebutkan bahwa prosedur ini mengacu pada Pasal 41, 48, dan 50 UU BI.
Di tengah suasana transisi ini, BI berusaha meyakinkan semua pihak. Mereka bilang, operasional harian dan kebijakan moneter tidak akan terganggu. Fokus utama mereka sekarang ya menjaga stabilitas nilai rupiah dan sistem pembayaran terutama melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang sedang berlangsung.
Nah, rapat inilah yang akan menentukan arah kebijakan ke depan. Keputusan penting soal suku bunga acuan (BI Rate) dan kebijakan makroprudensial dijadwalkan akan diumumkan kepada publik pada Rabu (21/1/2026).
Ramdan menutup pernyataannya dengan penekanan,
Jadi, meski ada pergantian orang, roda kebijakan moneter tetap berputar. Semua mata kini tertuju pada pengumuman Rabu mendatang.
Artikel Terkait
Arus Balik Jabodetabek Masih Padat Meski Libur Isra Mikraj Usai
Prabowo Perintahkan Evakuasi Cepat Usai Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Jatuh
Prabowo Pimpin Rapat Penertiban Hutan dari London
BPKB Elektronik Resmi Dijajal, Mobil Baru Wajib Pakai Chip Mulai 2027