BNPB Perpanjang Operasi Tembak Awan hingga Akhir Pekan, Waspada Hujan Lebat di Jakarta dan Jawa Barat

- Senin, 19 Januari 2026 | 10:00 WIB
BNPB Perpanjang Operasi Tembak Awan hingga Akhir Pekan, Waspada Hujan Lebat di Jakarta dan Jawa Barat

Operasi modifikasi cuaca di langit Jakarta dan Jawa Barat tak akan berhenti dalam waktu dekat. BNPB memutuskan untuk memperpanjangnya, setidaknya sampai tanggal 24 Januari nanti. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi, mengingat BMKG memprediksi masih ada potensi cuaca ekstrem di akhir pekan ini.

Menurut Abdul Muhari, atau yang akrab disapa Aam, dari Pusat Data BNPB, upaya ini intinya adalah mitigasi proaktif. Tujuannya jelas: meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang kerap mengintai kala hujan lebat datang.

Prakiraan BMKG sendiri menyebutkan, untuk periode 16 hingga 23 Januari, sebagian besar Jawa Barat akan diguyur hujan ringan sampai sedang. Namun, ada masa-masa yang perlu diwaspadai.

"Potensi hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 20–21 Januari 2026, terutama di wilayah Banten bagian barat dan selatan, Jakarta Barat, serta Jawa Barat bagian barat," jelas Aam dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/1).

Ia menambahkan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga mungkin terjadi secara sporadis di ketiga wilayah tersebut. Nah, menindaklanjuti rekomendasi inilah, BNPB akan kembali menerbangkan pesawat untuk OMC pada 20 hingga 24 Januari.

Soal kesiapan alat, Aam membeberkan bahwa pesawat andalan mereka, Grand Caravan PK-JVH, sedang menjalani pemeriksaan rutin pada 18-19 Januari. Namun begitu, pesawat itu dipastikan akan siap kembali terbang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Operasi serupa sebenarnya sudah lebih dulu digelar. Sebelumnya, pada 12 hingga 17 Januari, BNPB telah melaksanakan OMC dari Posko Halim Perdanakusuma. Hasilnya? Tercatat 20 sorti penerbangan dengan menyebarkan bahan semai cukup banyak: 15.000 kg Natrium Klorida dan 5.000 kg Kalsium Oksida.

Sinergi lintas instansi juga terus berjalan. Di sisi lain, BPBD DKI Jakarta punya operasi mandiri mereka.

"BPBD DKI Jakarta juga melaksanakan OMC menggunakan pesawat Casa TNI AU sejak 16 hingga 22 Januari 2026, dengan penerbangan operasional hingga pukul 17.00 WIB setiap hari," kata Aam.

Jadi, upaya menembak awan ini bukan hanya tugas satu lembaga. Kolaborasi antara BNPB, BMKG, TNI AU, dan pemerintah daerah diharapkan bisa menjadi tameng bersama menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar