Mitsubishi Kembali Produksi Mobil Nissan, Termasuk Rogue PHEV dan Navara

- Kamis, 15 Januari 2026 | 05:36 WIB
Mitsubishi Kembali Produksi Mobil Nissan, Termasuk Rogue PHEV dan Navara

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) kini punya tugas baru. Mereka mulai memproduksi dua model dari Nissan: Rogue Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Navara. Rogue PHEV ini ditujukan untuk pasar Amerika Utara, sementara Navara bakal dikirim ke kawasan Oceania.

Menurut keterangan resmi, produksi Rogue PHEV sudah dimulai di pabrik Mitsubishi di Okazaki, Jepang, tepatnya pada 12 Januari lalu. Sementara itu, Navara sudah lebih dulu digarap di fasilitas Laem Chabang, Thailand, sejak 20 Desember 2025.

Kapan kedua mobil itu meluncur? Untuk Rogue PHEV, debutnya di Amerika Utara dijadwalkan pada kuartal pertama tahun ini. Sedangkan Navara akan menyusul di pasar Oceania menjelang akhir kuartal pertama 2026. Tapi, cerita kolaborasi ini belum berhenti di situ.

Mitsubishi ternyata bakal merakit satu model Nissan lagi. Yang ini cukup menarik, karena menyangkut mobil listrik murni alias Battery Electric Vehicle (BEV).

“Kami juga akan memproduksi Nissan Leaf di pabrik kami mulai semester kedua 2026, untuk pasar Amerika Utara,” begitu bunyi pernyataan resminya.

Langkah ini jelas punya tujuan strategis: memaksimalkan kapasitas produksi yang dimiliki Mitsubishi. Di sisi lain, bagi Nissan, ini adalah cara efisien untuk memenuhi permintaan pasar.

Kolaborasi semacam ini sebenarnya sudah jadi hal biasa bagi Mitsubishi dan Nissan. Secara global, mereka memang sudah bersekutu dalam satu aliansi. Berbagi fasilitas dan aset produksi adalah bagian dari strategi mereka untuk tetap tangguh di tengah persaingan.

Kalau kita lihat ke Indonesia, pola serupa juga pernah terjadi. Ambil contoh Mitsubishi Xpander. LMPV yang fenomenal itu, nyaris satu dekade menguasai pasar, akhirnya ‘ditiru’ oleh Nissan.

Mereka memanfaatkan platform yang sama untuk melahirkan Livina generasi terbaru di tahun 2019. Hasilnya? Dua mobil yang bersaudara, saling berbagi DNA, tapi dijual dengan badge yang berbeda.

Tidak cuma bertukar platform. Keduanya bahkan pernah berbagi pabrik di dalam negeri untuk merakit Xpander dan Livina, plus komponen-komponen pendukungnya. Di tengat persaingan otomotif yang makin sengit, cara seperti ini dinilai jauh lebih efisien. Hemat biaya, waktu, dan tenaga. Semua pihak diuntungkan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar