Pemerintah Izinkan Impor BBM Swasta, Kuota Masih Dihitung

- Rabu, 14 Januari 2026 | 20:15 WIB
Pemerintah Izinkan Impor BBM Swasta, Kuota Masih Dihitung

JAKARTA – Pemerintah masih membuka keran impor bahan bakar minyak (BBM) untuk SPBU swasta di tahun ini. Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, di kantornya pada Rabu (14/1/2026). Intinya, selama produksi dalam negeri belum bisa memenuhi kebutuhan, jalan impor tetap dibutuhkan.

Alasannya sederhana. Kapasitas produksi Pertamina saat ini dinilai belum cukup untuk menutupi total konsumsi BBM di dalam negeri. Kekurangan itu terutama terjadi pada jenis BBM beroktan tinggi, seperti RON 92, 95, dan 98. Jenis-jenis itulah yang banyak dipasok oleh stasiun pengisian bahan bakar umum swasta.

"Selama kapasitas produksi kita masih kurang dibandingkan konsumsi, maka tetap kita sementara impor harus kita lakukan," tegas Bahlil.

Namun begitu, ada secercah harapan di masa depan. Menurut Bahlil, dengan beroperasinya proyek RDMP di Balikpapan, targetnya pada 2027 Pertamina sudah bisa memenuhi kebutuhan BBM oktan tinggi tersebut. Rencananya, pemenuhan itu akan terjadi di paruh kedua tahun 2027.

"RON 92, 95, 98, kita mau dorong agar produksinya sudah harus ada di 2027. Jadi silahkan beli di Pertamina," ujarnya lagi.


Halaman:

Komentar