Di sisi lain, Inara mengaku akan menghormati apapun pilihan Mawa. Kalau pernikahan itu dipertahankan, ia terima. Sebaliknya, jika Mawa memilih berpisah, ia menilai gugatan cerai adalah jalan terbaik untuk mengurai semua kerumitan ini.
“Kalau dia mau melanjutkan, ya, alhamdulillah. Kalau mau berhenti, ya ajukan gugatan cerai. Supaya semua lebih jelas,” tegas Inara.
Lebih jauh, ia menyatakan kesiapannya. Secara lahir dan batin, Inara mengaku siap menjadi istri kedua, terlepas dari apapun keputusan akhir Mawa nanti.
“Kalau tidak siap, dari awal saya sudah mundur.”
Begitulah. Semua kini menunggu sikap Wardatina Mawa.
Artikel Terkait
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional
Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Curi Data untuk Latih Model
Indonesia dan Arm Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kuasai Teknologi Desain Chip