Di sisi lain, Inara mengaku akan menghormati apapun pilihan Mawa. Kalau pernikahan itu dipertahankan, ia terima. Sebaliknya, jika Mawa memilih berpisah, ia menilai gugatan cerai adalah jalan terbaik untuk mengurai semua kerumitan ini.
“Kalau dia mau melanjutkan, ya, alhamdulillah. Kalau mau berhenti, ya ajukan gugatan cerai. Supaya semua lebih jelas,” tegas Inara.
Lebih jauh, ia menyatakan kesiapannya. Secara lahir dan batin, Inara mengaku siap menjadi istri kedua, terlepas dari apapun keputusan akhir Mawa nanti.
“Kalau tidak siap, dari awal saya sudah mundur.”
Begitulah. Semua kini menunggu sikap Wardatina Mawa.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Insentif Rp570 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 2025
Tiongkok Larang Drama Pendek Romansa CEO yang Pamer Harta
Pemulihan Pascabencana di Sumatera Dipercepat, Fokus pada Pendidikan dan Rumah Ibadah Jelang Ramadan
Pertamina Sediakan 654 Ribu Liter BBM Gratis untuk Logistik Banjir Bandang Sumatera