Di sisi lain, Inara mengaku akan menghormati apapun pilihan Mawa. Kalau pernikahan itu dipertahankan, ia terima. Sebaliknya, jika Mawa memilih berpisah, ia menilai gugatan cerai adalah jalan terbaik untuk mengurai semua kerumitan ini.
“Kalau dia mau melanjutkan, ya, alhamdulillah. Kalau mau berhenti, ya ajukan gugatan cerai. Supaya semua lebih jelas,” tegas Inara.
Lebih jauh, ia menyatakan kesiapannya. Secara lahir dan batin, Inara mengaku siap menjadi istri kedua, terlepas dari apapun keputusan akhir Mawa nanti.
“Kalau tidak siap, dari awal saya sudah mundur.”
Begitulah. Semua kini menunggu sikap Wardatina Mawa.
Artikel Terkait
Menteri ESDM: Kenaikan Harga Minyak ke US$100 Tak Perlebar Defisit APBN
Seratus Personel Gabungan Basmi Ikan Sapu-sapu di Kali Cideng
Sekretaris Kabinet Konfirmasi Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam Operasi Tangkap Tangan