Ada kabar baik dari sektor energi kita. Sepanjang tahun 2025, produksi minyak bumi Indonesia ternyata berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru-baru ini membeberkan datanya. Lifting minyak mencapai rata-rata 605.300 barel per hari, sedikit di atas target APBN yang 605.000 barel. Angka itu mungkin cuma selisih tipis, tapi maknanya besar: ini adalah pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir produksi minyak kita mengalami kenaikan.
“Target kita di APBN, lifting itu 605 ribu barel per day,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis lalu.
“Alhamdulillah target kita hari ini, itu mencapai 605,3 ribu barel per day. Jadi target lifting kita Alhamdulillah mencapai target bahkan melampaui, sekalipun ini sedikit.”
Kalau dilihat per bulan, perjalanannya memang naik turun. Produksi sempat merosot ke titik terendah di Oktober, cuma 567 ribu barel per hari. Namun, trennya membaik secara signifikan di paruh kedua tahun. Puncaknya terjadi di Desember, dengan capaian mengesankan 652,9 ribu barel per hari. Fluktuasi itu wajar, yang penting rata-rata akhir tahun berhasil melampaui ekspektasi.
Artikel Terkait
Tiga Senator Demokrat Desak Trump Kembalikan Tarif Rp 2.900 Triliun Usai Putusan MA
Bawang Merah Brebes Ekspor ke Empat Negara ASEAN, Dukung Swasembada Nasional
BSI Siapkan Rp16 Triliun dan 6.000 ATM untuk Arus Tunai Lebaran
Kemlu Pastikan 45 WNI di Meksiko Aman Usai Operasi Militer Tewaskan Bos Kartel