Di tengah hiruk-pikuk CES 2026 di Las Vegas, CEO Nvidia Jensen Huang punya pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyamakan robot AI dengan pekerja migran. Analogi ini ia kemukakan untuk menjawab kekhawatiran lama: bahwa mesin akan merebut pekerjaan manusia.
Justru sebaliknya, menurut Huang. Robot-robot itu malah akan membuka lapangan kerja baru.
"Keberadaan robot akan menciptakan lapangan kerja," tegasnya di hadapan sekitar 200 jurnalis dan analis.
Sesi yang berlangsung sekitar 90 menit di sebuah hotel itu mengungkap pandangannya yang cukup berbeda. Bagi bos perusahaan chip AI terkemuka dunia ini, robot adalah solusi atas masalah yang kian nyata: kekurangan tenaga kerja di sektor manufaktur berbagai negara.
"Kita membutuhkan lebih banyak imigran AI," ujarnya, dengan nada meyakinkan.
Artikel Terkait
DJP Siap Eksekusi 200 Penunggak Pajak Kakap, Rp13,1 Triliun Telah Disetor
Liburan Tanpa Ribet: Mister Aladin dan Kredivo Bikin Jalan-Jalan Bisa Dicicil
APBN 2025 Cetak Kelebihan Dana, SiLPA Tembus Rp48,9 Triliun
Defisit APBN 2025 Melonjak, Menkeu: Ini Langkah Sengaja untuk Jaga Ekonomi