Di tengah hiruk-pikuk CES 2026 di Las Vegas, CEO Nvidia Jensen Huang punya pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia menyamakan robot AI dengan pekerja migran. Analogi ini ia kemukakan untuk menjawab kekhawatiran lama: bahwa mesin akan merebut pekerjaan manusia.
Justru sebaliknya, menurut Huang. Robot-robot itu malah akan membuka lapangan kerja baru.
"Keberadaan robot akan menciptakan lapangan kerja," tegasnya di hadapan sekitar 200 jurnalis dan analis.
Sesi yang berlangsung sekitar 90 menit di sebuah hotel itu mengungkap pandangannya yang cukup berbeda. Bagi bos perusahaan chip AI terkemuka dunia ini, robot adalah solusi atas masalah yang kian nyata: kekurangan tenaga kerja di sektor manufaktur berbagai negara.
"Kita membutuhkan lebih banyak imigran AI," ujarnya, dengan nada meyakinkan.
Artikel Terkait
Pansel OJK Sebut Pendaftaran dari DPR dan Internal Masih Sepi
Mourinho Pernah Kritik Puasa Ramadhan Pemainnya di Inter Milan
Imsak Bogor Seragam Pukul 04.32 WIB, Subuh 04.42 WIB
Indonesia dan AS Sepakati Kerja Sama Semikonduktor Senilai Rp 76 Triliun