Cak Imin dengan tegas membantah. "Nggak, nggak, nggak," katanya berulang. Ia memastikan tak ada agenda terselubung atau langkah yang perlu dicurigai dari partainya. Alhasil, pengawasan khusus seperti yang disebutkan dalam canda Prabowo pun dianggapnya tak diperlukan.
Kejadian ini berawal saat Prabowo memimpin sesi dalam retret kabinet. Saat itu, ia seakan-akan mengabsen para ketua umum partai yang duduk di kabinetnya. Prabowo menyebut koalisinya masih kuat, seraya mengakui bahwa tetap ada banyak hal perlu dievaluasi dalam pemerintahan.
"Tapi di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai ada semua ya? Ada," ucap Prabowo di hadapan para menteri.
Kemudian, pandangannya tertuju pada Muhaimin Iskandar.
"Ketua PKB ada? PKB ini harus diawasi terus ini," seloroh Prabowo, memecah keheningan dengan humor yang khas.
Momen itu, lewat penjelasan Cak Imin, akhirnya hanya tercatat sebagai selingan ringan di tengah agenda pemerintahan yang padat. Semua kembali berjalan seperti biasa, setidaknya untuk saat ini.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Melonjak Rp7.000, Sentuh Rp2,5 Juta per Gram
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit