Dari kompleks istana di Hambalang, Bogor, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan yang jelas kepada kabinetnya: percepat kerja. Arahan itu disampaikan dalam sebuah rapat, dengan fokus utama pada program-program yang langsung menyentuh kehidupan rakyat. Khususnya, Presiden mendorong pembangunan kampung nelayan dan produksi kapal penangkap ikan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang hadir dalam pertemuan itu, membenarkan hal tersebut.
Menurut Prasetyo, ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Program kampung nelayan dirancang sebagai gerakan padat karya yang punya tujuan strategis: memperkuat ketahanan protein nasional. Dengan kata lain, hasilnya diharapkan bisa membanjiri pasar dengan protein dari laut, sehingga lebih terjangkau bagi semua orang.
Nada urgensi dari Presiden ternyata tidak hanya untuk satu sektor. Prabowo juga meminta seluruh menteri koordinator dan menteri teknis untuk menggeber program padat karya lainnya. Tujuannya jelas, menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya dan secepat mungkin.
Artikel Terkait
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional
Anthropic Tuduh Tiga Perusahaan AI China Curi Data untuk Latih Model
Indonesia dan Arm Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kuasai Teknologi Desain Chip
Menhub Proyeksikan Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret