Dari kompleks istana di Hambalang, Bogor, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan yang jelas kepada kabinetnya: percepat kerja. Arahan itu disampaikan dalam sebuah rapat, dengan fokus utama pada program-program yang langsung menyentuh kehidupan rakyat. Khususnya, Presiden mendorong pembangunan kampung nelayan dan produksi kapal penangkap ikan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang hadir dalam pertemuan itu, membenarkan hal tersebut.
Menurut Prasetyo, ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa. Program kampung nelayan dirancang sebagai gerakan padat karya yang punya tujuan strategis: memperkuat ketahanan protein nasional. Dengan kata lain, hasilnya diharapkan bisa membanjiri pasar dengan protein dari laut, sehingga lebih terjangkau bagi semua orang.
Nada urgensi dari Presiden ternyata tidak hanya untuk satu sektor. Prabowo juga meminta seluruh menteri koordinator dan menteri teknis untuk menggeber program padat karya lainnya. Tujuannya jelas, menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya dan secepat mungkin.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT Kasus Pemerasan
Polisi Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp160 Miliar
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp2,7 Miliar ke OPD
Harga BBM Pertamina April 2026 Tak Berubah, Ikuti Kebijakan Pemerintah