Sabtu lalu, suasana di Kantor Sekretariat Kabinet di Jakarta tampak sedikit berbeda. Ruang kerja Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya justru dipenuhi oleh suara riuh dan semangat sejumlah siswa SMA. Mereka adalah murid kelas X SMA Taruna Nusantara yang berasal dari kawasan Jabodetabek, datang untuk suatu tugas khusus di masa liburan sekolah.
Rupanya, sekolah memberi mereka penugasan unik: mewawancarai alumni dan tokoh nasional. Tujuannya, sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas. Hal ini diungkapkan Teddy lewat unggahan di akun Instagramnya @sekretaris.kabinet, pada Minggu (4/1/2026).
Dari foto-foto yang beredar, pertemuan itu berlangsung sangat cair. Penuh dialog. Para siswa tak sungkan mengajukan beragam pertanyaan, sambil menyimak dengan serius setiap cerita dan pengalaman yang dibagikan oleh Teddy.
Memang, kedekatan sebagai senior dan junior menjadi faktor penting di sini. Teddy sendiri adalah alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 15 Tahun 2007. Kehadirannya, tentu saja, memberi suntikan motivasi tersendiri bagi para siswa yang masih menempuh pendidikan di almamater yang sama.
“Pertemuan singkat ini menjadi ruang belajar dari pengalaman langsung seseorang dan menjadikan bekal bagi siswa untuk masa mendatang,” ujarnya.
Pesan itu sederhana, namun punya bobot. Intinya, pertemuan itu bukan sekadar formalitas. Melainkan sebuah upaya nyata untuk membuka wawasan, mengambil pelajaran hidup langsung dari seorang yang pernah duduk di bangku yang sama, sebelum akhirnya mengabdi di tingkat nasional.
Artikel Terkait
GAIKINDO: Industri Lokal Siap Penuhi Permintaan Pick-up, Kapasitas Produksi Masih Menganggur
Kemenag Tegaskan Zakat Tidak Dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis
Kebijakan Tarif Baru Trump Berpotensi Hadapi Gugatan Hukum
Indonesia Minta AS Pertahankan Tarif Nol Persen untuk Ekspor Unggulan